Gejala Kanker Payudara Pada Wanita dan Faktor Resikonya

Gejala kanker payudara pada wanita sangat penting untuk dikenali sejak ini. Salah satu tujuannya adalah agar kanker dapat disembuhkan secara total. Kanker yang masih ada di stadium 1 akan memiliki kemungkinan besar untuk disembuhkan dan kondisi pasien juga dapat kembali normal. Indikasi atau gejala awal dari kanker payudara di antaranya adalah munculnya benjolan atau penebalan kulit di area payudara. Namun, sembilan dari sepuluh kasus munculnya benjolan tidak disebabkan oleh kanker. Ada beberapa indikasi yang harus diperhatikan atau ditanyakan langsung pada dokter. Gejala lain di antaranya adalah rasa sakit di bagian payudara atau ketiak dan tidak berhubungan dengan menstruasi.

 

Gejala lain yang harus diwaspadai ialah munculnya cairan dari dalam puting yang bukan ASI serta biasanya disertai dengan darah. Gejala kanker payudara pada wanita lainnya ialah perubahan ukuran pada salah satu atau kedua payudara, berubahnya bentuk puting hingga kulit payudara tampak mengerut. Selain itu, akan muncul gejala kanker payudara lainnya seperti gatal serta ruam di sekitar area payudara. Di bagian ketiak, akan muncul benjolan ataupun pembengkakan. Tanda-tanda di atas harus diwaspadai serta diusahakan untuk ditanyakan pada dokter. Penyebab dari kanker payudara sendiri belum dapat diketahui secara pasti. Namun, ada beberapa faktor yang akan mempengaruhi tingkat resiko kanker payudara.

 

Faktor penyebab kanker payudara di antaranya adalah dampak diagnosis kanker payudara sebelumnya. Jika sebelumnya pasien pernah mengidap kanker dengan sifat sel non invasif, maka besar kemungkinan akan pasien akan kembali mengindap kanker dengan sel kanker invasif atau menyebar. Faktor kedua adalah pengaruh dari benjolan jinak yang pernah dialami. Munculnya benjolan memang bukan berarti kita mengalami kanker payudara, akan tetapi benjolan tertentu akan dapat meningkatkan resiko. Gejala kanker payudara pada wanita juga dapat terlihat jika ditemukan pengaruh genetika dalam riwayat kesehatan keluarga. Umumnya, kasus kanker payudara ditemukan bukan karena faktor keturunan melainkan mutasi gen tertentu bernama BRCA1 serta BRCA2 yang akan meningkatkan resiko kanker payudara serta kanker ovarium.